Anda sudah siap!

Untuk mulai mengembangkan, masuklah ke dokumentasi developer kami.

Aktifkan Google Static Maps API

Untuk membantu Anda memulai, kami akan memandu Anda melalui Google Developers Console untuk melakukan beberapa hal terlebih dahulu:

  1. Buat atau pilih sebuah proyek
  2. Aktifkan Google Static Maps API
  3. Buat kunci yang sesuai
Lanjutkan

Panduan Developer Google Static Maps

Google Static Maps API memungkinkan Anda menyematkan gambar Google Maps pada laman web Anda tanpa memerlukan JavaScript atau pemuatan laman dinamis. Layanan Google Static Maps API membuat peta Anda berdasarkan parameter URL yang dikirim melalui permintaan HTTP standar dan mengembalikan peta sebagai gambar yang bisa Anda tampilkan di laman web.

Catatan: Batas Penggunaan Google Static Maps API telah berubah. Membuat kunci API dan menyertakannya dalam permintaan akan memungkinkan Anda melacak penggunaan di Google API Console, dan membeli kuota tambahan jika diperlukan.

Dokumen ini memberikan detail tentang Google Static Maps API v2. Untuk meningkatkan versi URL v1 Anda, lihat Panduan Peningkatan Versi.

Contoh Singkat

Contoh berikut berisi URL gambar Google Static Maps API dari pusat kota New York City, yang ditampilkan di bawah ini:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=Brooklyn+Bridge,New+York,NY&zoom=13&size=600x300&maptype=roadmap
&markers=color:blue%7Clabel:S%7C40.702147,-74.015794&markers=color:green%7Clabel:G%7C40.711614,-74.012318
&markers=color:red%7Clabel:C%7C40.718217,-73.998284
&key=YOUR_API_KEY

Tempat Menarik di Lower Manhattan

Perhatikan, Anda tidak perlu melakukan sesuatu yang "khusus" untuk menampilkan gambar ini pada laman. JavaScript tidak diperlukan. Kita hanya perlu membuat URL dan menempatkannya dalam tag <img>. Anda bisa menempatkan Google Google Static Maps API di mana saja pada laman Web yang bisa Anda gunakan untuk menempatkan gambar.

Pengguna

Dokumen ini ditujukan untuk developer situs web dan seluler yang ingin menyertakan gambar Google Static Maps API dalam laman web atau aplikasi seluler. Dokumen ini menyediakan pengantar untuk menggunakan API dan materi referensi mengenai parameter yang tersedia.

Ringkasan

Google Static Maps API mengembalikan gambar (baik GIF, PNG atau JPEG) sebagai respons terhadap permintaan HTTP melalui URL. Untuk setiap permintaan, Anda bisa menetapkan lokasi peta, ukuran gambar, tingkat zoom, tipe peta, dan penempatan marker opsional pada beberapa lokasi di peta. Selain itu Anda bisa memberi label tambahan pada marker dengan menggunakan karakter alfanumerik.

Gambar Google Static Maps API disematkan dalam atribut src dengan tag <img>, atau padanannya dalam bahasa pemrograman lain. Jika gambar Google Static Maps API digunakan di luar aplikasi berbasis web (seperti browser) maka tautan harus disertakan dengan menunjuk ke lokasi yang ditampilkan dalam browser web atau aplikasi asli Google Maps. (Pengguna Google Maps APIs Premium Plan dibebaskan dari persyaratan ini.) Lihat Ketentuan Layanan Google Maps/Google Earth, bagian 10.1.1(h), untuk mengetahui selengkapnya dan bahasa saat ini yang menyangkut persyaratan ini.

Dokumen ini menjelaskan format URL Google Static Maps API yang diperlukan dan parameter yang tersedia. Dokumen ini juga menunjukkan beberapa tip dan trik dalam menetapkan URL Anda.

Parameter URL

URL Google Static Maps API harus dengan bentuk berikut:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?parameters

Jika situs web Anda diakses melalui HTTPS, Anda harus memuat gambar Google Static Maps API melalui HTTPS juga untuk menghindari peringatan keamanan browser. HTTPS juga disarankan jika permintaan Anda menyertakan informasi pengguna yang sensitif, seperti lokasi pengguna:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?parameters

Baik menggunakan HTTP atau HTTPS, parameter URL tertentu diperlukan, sedangkan parameter lainnya bersifat opsional. Sebagaimana standar dalam URL, semua parameter dipisah menggunakan karakter ampersand (&). Daftar parameter dan kemungkinan nilainya disebutkan di bawah ini.

Penting: Pembahasan parameter URL di bawah ini menggunakan contoh-contoh yang diberikan dalam bentuk yang telah dikonversi agar jelas. Sebelum mengirim permintaan ke API, parameternya harus dienkode ke URL dengan benar. Misalnya, banyak parameter menggunakan karakter pipa (|) sebagai pemisah, yang harus dienkode sebagai %7C dalam URL akhir, seperti dalam contoh singkat di bagian atas dokumen ini. Untuk informasi selengkapnya, lihat Membuat URL yang Valid.

Google Static Maps API mendefinisikan gambar peta menggunakan parameter URL berikut:

Parameter Lokasi

  • center (diperlukan jika marker tidak ada) mendefinisikan pusat peta, yang berjarak sama dari semua tepi peta. Parameter ini mengambil lokasi sebagai sepasang {latitude,longitude} yang dipisah koma (misalnya "40.714728,-73.998672") atau alamat string (misalnya "city hall, new york, ny") yang mengidentifikasi lokasi unik di permukaan bumi. Untuk informasi selengkapnya, lihat Lokasi di bawah ini.
  • zoom (diperlukan jika marker tidak ada) mendefinisikan tingkat zoom peta, yang menentukan tingkat perbesaran peta. Parameter ini mengambil nilai numerik sesuai dengan tingkat zoom pada region yang diinginkan. Untuk informasi selengkapnya, lihat tingkat zoom di bawah ini.

Parameter Peta

  • size (diperlukan) mendefinisikan dimensi persegi panjang dari gambar peta. Parameter ini mengambil string berbentuk {horizontal_value}x{vertical_value}. Misalnya, 500x400 mendefinisikan peta dengan lebar 500 piksel dan tinggi 400 piksel. Peta yang memiliki lebar kurang dari 180 piksel akan menampilkan logo Google dengan ukuran yang diperkecil. Parameter ini dipengaruhi oleh parameter scale, dijelaskan di bawah ini; ukuran keluaran akhir adalah produk dari nilai ukuran dan skala.
  • scale (opsional) memengaruhi jumlah piksel yang dikembalikan. scale=2 mengembalikan piksel dua kali lipat dibanding scale=1 dengan mempertahankan cakupan area dan tingkat detail yang sama (dengan kata lain, materi peta tidak berubah). Hal ini berguna saat mengembangkan untuk tampilan resolusi tinggi, atau saat membuat peta untuk dicetak. Nilai default-nya adalah 1. Nilai yang diterima adalah 2 dan 4 (4 hanya tersedia untuk pelanggan Google Maps APIs Premium Plan.) Lihat Nilai Skala untuk informasi selengkapnya.
  • format (opsional) mendefinisikan format gambar yang dihasilkan. Secara default, Google Static Maps API akan menghasilkan gambar PNG. Ada beberapa format yang memungkinkan, termasuk tipe GIF, JPEG dan PNG. Format yang digunakan bergantung pada cara yang Anda inginkan untuk menampilkan gambar. JPEG biasanya memberikan kompresi yang lebih besar, sementara GIF dan PNG memberikan detail yang lebih baik. Untuk informasi selengkapnya, lihat Format Gambar.
  • maptype (opsional) mendefinisikan tipe peta yang akan dibuat. Ada beberapa nilai maptype yang memungkinkan, termasuk roadmap, satellite, hybrid, dan terrain. Untuk informasi selengkapnya, lihat Google Static Maps API Maptypes di bawah ini.
  • language (opsional) mendefinisikan bahasa yang akan digunakan untuk menampilkan label pada petak peta. Perhatikan, parameter ini hanya didukung untuk beberapa petak negara; jika bahasa tertentu yang diminta tidak didukung untuk rangkaian petak itu, maka akan digunakan bahasa default untuk rangkaian petak tersebut.
  • region (opsional) mendefinisikan batas yang sesuai untuk ditampilkan, berdasarkan sensitivitas geopolitik. Menerima kode region yang ditetapkan sebagai nilai yang berisi dua karakter ccTLD ("top-level domain").

Parameter Fitur

  • marker (opsional) mendefinisikan satu atau beberapa marker untuk melekatkan gambar pada lokasi yang ditetapkan. Parameter ini menerima definisi marker tunggal dengan parameter yang dipisah dengan karakter pipa (|). Beberapa marker dapat ditempatkan dalam parameter markers yang sama asalkan menunjukkan gaya yang sama; Anda bisa menambahkan marker tambahan yang berbeda gaya dengan menambahkan parameter markers tambahan. Perhatikan, jika Anda memberikan marker untuk peta, Anda tidak perlu menetapkan parameter center dan zoom (biasanya diperlukan). Untuk informasi selengkapnya, lihat Marker Google Static Maps API di bawah ini.
  • path (opsional) mendefinisikan satu jalur dari dua atau beberapa titik yang terhubung ke overlay pada gambar di lokasi yang ditetapkan. Parameter ini mengambil string definisi titik yang dipisah dengan karakter pipa (|). Anda bisa memberikan jalur tambahan dengan menambahkan parameter path tambahan. Perhatikan, jika Anda memberikan jalur untuk peta, Anda tidak perlu menetapkan parameter center dan zoom (biasanya diperlukan). Untuk informasi selengkapnya, lihat Jalur Google Static Maps API di bawah ini.
  • visible (opsional) menetapkan satu atau beberapa lokasi yang harus tetap terlihat di peta, meskipun tidak ada marker atau indikator lainnya yang akan ditampilkan. Gunakan parameter ini untuk memastikan bahwa fitur atau lokasi peta tertentu ditampilkan pada Google Static Maps API.
  • style (opsional) mendefinisikan gaya khusus untuk mengubah tampilan fitur tertentu (jalan, taman, dan fitur lain) pada peta. Parameter ini menerima argumen feature dan element yang mengidentifikasi fitur yang akan ditata gayanya dan serangkaian operasi gaya yang akan diterapkan pada fitur yang dipilih. Anda bisa memberikan beberapa gaya dengan menambahkan parameter style tambahan. Untuk informasi selengkapnya, lihat panduan tentang peta bergaya.

Parameter Kunci dan Tanda Tangan

  • key (diperlukan) memungkinkan Anda memantau penggunaan API aplikasi dalam Google API Console, memungkinkan akses ke kuota harian gratis yang cukup banyak, dan memastikan Google bisa menghubungi Anda tentang aplikasi jika diperlukan. Untuk informasi selengkapnya, lihat Mendapatkan Kunci dan Tanda Tangan.
  • signature (disarankan) adalah tanda tangan digital yang memverifikasi bahwa setiap situs yang menghasilkan permintaan menggunakan kunci API Anda telah diotorisasi untuk melakukannya. Catatan: Jika Anda mengaktifkan penagihan, tanda tangan digital diperlukan. Jika Anda melebihi batas gratis per hari untuk pemuatan peta, pemuatan peta tambahan akan dikenakan biaya untuk sisa waktu hari itu. Pemuatan peta yang dikenakan biaya yang tidak menyertakan tanda tangan digital akan gagal. Untuk informasi selengkapnya, lihat Mendapatkan Kunci dan Tanda Tangan.

Catatan: Pelanggan Google Maps APIs Premium Plan bisa memilih menggunakan kunci API dan tanda tangan digital, atau ID klien dan tanda tangan digital yang valid, di permintaan Static Maps Anda. Dapatkan informasi selengkapnya tentang parameter autentikasi untuk pelanggan Premium Plan.

Pelanggan yang memiliki lisensi Google Maps APIs for Work lama harus menyertakan parameter client dan signature yang valid dengan permintaannya, bukannya sebuah key. Untuk informasi selengkapnya, lihat bagian ID Klien dan tanda tangan di laman Mendapatkan Kunci dan Tanda Tangan.

Pembatasan Ukuran URL

URL Google Static Maps API dibatasi ukurannya hingga 8192 karakter. Dalam praktiknya, Anda mungkin tidak akan membutuhkan URL lebih panjang dari ini, kecuali jika Anda menghasilkan peta yang rumit dengan marker dan jalur dalam jumlah besar. Akan tetapi, perhatikan, karakter tertentu mungkin telah dienkode ke URL oleh browser dan/atau layanan sebelum mengirimkannya ke API, sehingga mengakibatkan peningkatan penggunaan karakter. Untuk informasi selengkapnya, lihat Membuat URL yang Valid.

Penggunaan Parameter

Google Static Maps API relatif mudah digunakan, karena hanya terdiri dari URL berparameter. Bagian ini menjelaskan cara menggunakan parameter ini untuk membangun URL Anda.

Menetapkan Lokasi

Google Static Maps API harus mampu mengidentifikasi lokasi secara presisi pada peta, baik untuk fokus peta di lokasi yang tepat (menggunakan parameter center) dan/atau untuk menempatkan placemark opsional (menggunakan parameter markers) pada beberapa lokasi di peta. Google Static Maps API menggunakan angka (nilai garis lintang dan garis bujur) atau string (alamat) untuk menetapkan semua lokasi ini. Nilai-nilai ini mengidentifikasi lokasi yang telah di-geocode.

Beberapa parameter (seperti parameter markers dan path ) mengambil beberapa lokasi. Dalam hal itu, lokasi dipisah dengan karakter pipa (|).

Garis Lintang dan Garis Bujur

Garis lintang dan garis bujur didefinisikan menggunakan angka dalam string teks yang dipisah koma dengan presisi hingga 6 tempat desimal. Misalnya, "40.714728,-73.998672" adalah nilai geocode yang valid. Presisi yang melebihi 6 tempat desimal akan diabaikan.

Nilai garis bujur berdasarkan jaraknya dari Greenwich, Inggris, yang merupakan pusat meridian utama. Karena Greenwich terletak di garis lintang 51,477222, kita bisa memasukkan nilai center berupa 51.477222,0 untuk memusatkan peta di Greenwich:

Greenwich, England

Nilai garis lintang dan garis bujur harus sesuai dengan lokasi yang valid di permukaan bumi. Nilai garis lintang berkisar antara -90 dan 90 sedangkan nilai garis bujur berkisar antara -180 dan 180. Jika Anda menetapkan nilai garis lintang atau garis bujur yang tidak valid, permintaan Anda akan ditolak sebagai permintaan yang buruk.

Alamat

Sebagian besar orang tidak menggunakan garis lintang dan garis bujur; mereka menandai lokasi menggunakan alamat. Proses mengubah alamat menjadi titik geografis dikenal dengan istilah geocoding dan layanan Google Static Maps API bisa melakukan geocoding untuk Anda jika Anda memberikan alamat yang valid.

Dalam setiap parameter saat Anda bisa memberikan koordinat garis lintang/garis bujur, Anda juga bisa menetapkan string yang menunjukkan alamat sebagai gantinya. Google akan melakukan geocode terhadap alamat tersebut dan menyediakan layanan Google Static Maps API bersama nilai garis lintang/garis bujur yang akan digunakan dalam menempatkan marker atau menetapkan lokasi. String harus dikonversi ke URL, sehingga alamat seperti "City Hall, New York, NY" akan dikonversi menjadi "City+Hall,New+York,NY", misalnya.

Perhatikan, alamat mungkin mencerminkan lokasi presisi, seperti alamat jalan, polyline seperti rute yang dinamai, atau bidang poligonal seperti kota, negara, atau taman nasional. Untuk hasil polylinear dan poligonal, server Google Static Maps API akan menggunakan titik pusat garis/area sebagai pusat alamat. Jika ragu tentang cara meng-geocode alamat, Anda bisa menguji alamat menggunakan Geocoding Utility ini.

Contoh berikut menghasilkan Google Static Maps API untuk Berkeley, CA:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=Berkeley,CA&zoom=14&size=400x400&key=YOUR_API_KEY

Berkeley, CA

Tingkat Zoom

Peta di Google Maps memiliki 'tingkat zoom' integer yang mendefinisikan resolusi tampilan saat ini. Tingkat zoom antara 0 (tingkat zoom terendah, tampilan seluruh dunia bisa dilihat pada satu peta) dan 21+ (diperbesar hingga ke jalanan dan bangunan satu per satu) bisa dilakukan dalam tampilan roadmap default. Garis luar bangunan, bila tersedia, akan muncul pada peta dengan tingkat zoom sekitar 17. Nilai ini berbeda dari area ke area dan bisa berubah dari waktu ke waktu karena perkembangan data.

Google Maps menyetel tingkat zoom 0 yang meliputi seluruh bumi. Setiap tingkat zoom berikutnya menggandakan presisi baik dalam dimensi horizontal maupun vertikal. Informasi selengkapnya tentang cara melakukannya tersedia di dokumentasi Google Maps JavaScript API.

Catatan: tidak semua tingkat zoom muncul pada semua lokasi di bumi. Tingkat zoom bervariasi, bergantung pada lokasi, karena data di beberapa bagian bumi lebih granular daripada di lokasi lainnya.

Jika Anda mengirim permintaan tingkat zoom yang tidak tersedia petak petanya, Google Static Maps API akan mengembalikan peta yang menampilkan tingkat zoom maksimum yang tersedia pada lokasi itu.

Daftar berikut menunjukkan perkiraan tingkat detail yang Anda harapkan untuk terlihat di setiap tingkat zoom:

  • 1: Dunia
  • 5: Daratan luas/benua
  • 10: Kota
  • 15: Jalan
  • 20: Bangunan

Contoh di bawah ini meminta dua peta Manhattan dengan nilai center yang sama namun masing-masing berada pada tingkat zoom 12 dan 14:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=40.714728,-73.998672&zoom=12&size=400x400&key=YOUR_API_KEY
https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=40.714728,-73.998672&zoom=14&size=400x400&key=YOUR_API_KEY

Manhattan Dari Jauh  Manhattan Dari Dekat

Ukuran Gambar

Parameter size, bersama center, mendefinisikan area cakupan peta. Ini juga mendefinisikan ukuran keluaran peta dalam piksel, bila dikalikan dengan nilai scale (default-nya 1).

Tabel di bawah ini menampilkan nilai maksimum yang diperbolehkan untuk parameter size di setiap nilai scale.

API scale=1 scale=2 scale=4
Bebas 640x640 640x640 (mengembalikan 1280x1280 piksel) Tidak tersedia.
Google Maps APIs Premium Plan 2048x2048 1024x1024 (mengembalikan 2048x2048 piksel) 512x512 (mengembalikan 2048x2048 piksel)

Contoh di bawah ini meminta "irisan" bumi di ekuator dengan tingkat zoom 1:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=0,0&zoom=1&size=400x50&key=YOUR_API_KEY

Ekuator

Contoh di bawah ini meminta peta kecil, berukuran 100 x 100 piksel yang dipusatkan pada region yang sama. Perhatikan logo Google yang lebih kecil:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=0,0&zoom=1&size=100x100&key=YOUR_API_KEY

Peta Ekuator Kecil

Nilai Skala

Parameter size dari Google Static Maps API mendefinisikan ukuran peta dalam piksel, sehingga peta dengan size=200x200 akan dikembalikan sebagai 200 piksel kali 200 piksel. Pada monitor komputer LCD, yang biasanya menampilkan sekitar 100 piksel per inci (ppi), sebuah peta 200x200 akan berukuran sekitar 2 inci dalam setiap dimensinya.

Akan tetapi, perangkat seluler semakin banyak yang dilengkapi layar beresolusi tinggi dengan densitas piksel lebih dari 300 ppi, yang akan:

  • Mengurangi ukuran gambar 200x200 piksel menjadi hanya 0,7 inci, merender label dan ikon jadi terlalu kecil untuk dibaca; atau
  • Menskalakan (zoom) gambar agar lebih mudah dibaca, yang mengakibatkan gambar menjadi kabur atau pecah.
Terlalu kecil Terlalu kabur

Saat mengembangkan untuk perangkat seluler, gunakan parameter scale API untuk mengembalikan gambar peta beresolusi lebih tinggi yang akan memecahkan masalah di atas. Nilai scale dikalikan dengan size untuk menentukan ukuran keluaran sebenarnya dari gambar dalam piksel, tanpa mengubah cakupan area peta. (Nilai scale default adalah 1; nilai yang diterima adalah 1, 2, dan (hanya untuk pelanggan Google Maps APIs Premium Plan) 4).

Misalnya, nilai skala 2 akan mengembalikan area cakupan peta yang sama dengan permintaan tanpa menetapkan skala, namun dengan piksel dua kali lebih banyak dalam setiap dimensi. Ini berisi jalan dan label, agar bisa dibaca pada layar ukuran kecil yang beresolusi tinggi, serta bila diskalakan oleh browser.

150x150 150x150&scale=2

Gambar seperti itu juga akan ditampilkan dengan baik pada browser desktop, bila dimasukkan dalam tag img atau div dengan tinggi dan lebar yang ditetapkan menggunakan CSS. Browser akan mengecilkan gambar ke ukuran yang tepat, tanpa kehilangan kualitasnya.

Tabel di bawah ini menampilkan tiga permintaan gambar yang berbeda.

  • Yang pertama adalah untuk gambar 100x100, tanpa menetapkan nilai skala. Gambar ini ditampilkan dengan baik pada desktop, namun terlalu kecil untuk dibaca di perangkat seluler.
  • Permintaan kedua menggandakan ukuran peta. Di desktop, CSS bisa dimasukkan dalam elemen img 100x100 yang ditetapkan, namun bila dikecilkan gambarnya, jalan dan label menjadi terlalu kecil. Di perangkat seluler, gambar sudah tepat ukurannya, namun sekali lagi, jalan dan label sulit dibaca.
  • Permintaan ketiga adalah untuk peta 100x100 dengan scale=2. Gambar dikembalikan dengan detail 200px; desktop akan menurunkan skalanya dengan sempurna, sehingga tidak bisa dibedakan dari permintaan asal 100x100, sedangkan browser seluler diuntungkan dengan resolusi tambahan yang dikembalikan oleh API.
Perangkat 100x100 200x200 100x100&scale=2
Desktop
(dengan height="100px" dan
width="100px" pada tag
img)
Resolusi Tinggi
(disimulasikan)

Tip: Platform seluler, seperti Android dan iOS, memungkinkan aplikasi mendukung layar resolusi tinggi dengan menetapkan gambar terpisah untuk setiap resolusi. Parameter scale akan memudahkan saat meminta gambar peta untuk layar resolusi standar, dan peta yang cocok untuk layar resolusi tinggi, cukup dengan menyetel scale=1 dan scale=2.

Untuk informasi selengkapnya tentang mengembangkan untuk seluler dan tampilan resolusi tinggi, bacaan berikut ini disarankan:

Format Gambar

Gambar mungkin dikembalikan dalam beberapa format grafis web umum: GIF, JPEG dan PNG. Parameter format mengambil salah satu nilai berikut:

  • png8 atau png (default) menetapkan format PNG 8-bit.
  • png32 menetapkan format PNG 32-bit.
  • gif menetapkan format GIF.
  • jpg menetapkan format kompresi JPEG.
  • jpg-baseline menetapkan format kompresi JPEG non-progresif.

jpg dan jpg-baseline biasanya memberikan ukuran gambar terkecil, meskipun hal itu dilakukan melalui kompresi "lossy" yang bisa menurunkan kualitas gambar. gif, png8 dan png32 memberikan kompresi lossless.

Sebagian besar gambar JPEG adalah progresif, maksudnya gambar yang lebih kasar dimuat lebih dahulu dan resolusi gambar akan meningkat sesuai banyaknya data yang masuk. Hal ini memungkinkan gambar dimuat di laman web dengan cepat dan merupakan JPEG yang paling banyak digunakan saat ini. Akan tetapi, sebagian penggunaan JPEG (terutama percetakan) memerlukan gambar (baseline) non-progresif. Dalam hal ini, Anda mungkin perlu menggunakan format jpg-baseline, yang merupakan format non-progresif.

Tipe Peta

Google Static Maps API membuat peta dalam beberapa format, seperti tercantum di bawah ini:

  • roadmap (default) menetapkan gambar peta jalan standar, seperti yang biasanya ditampilkan pada situs web Google Maps. Jika tidak ada nilai maptype yang ditetapkan, Google Static Maps API menyajikan petak roadmap secara default.
  • satellite menetapkan citra satelit.
  • terrain menetapkan gambar fisik peta relief, yang menampilkan medan dan vegetasi.
  • hybrid menetapkan gabungan gambar peta jalan dan satelit, yang menampilkan layer transparan untuk jalan-jalan utama dan nama-nama tempat pada citra satelit.

Anda bisa melihat perbedaan antara tipe peta jalan dan tipe medan dalam contoh kode di bawah ini.

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=40.714728,-73.998672&zoom=12&size=400x400&maptype=roadmap&key=YOUR_API_KEY
https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=40.714728,-73.998672&zoom=12&size=400x400&maptype=terrain&key=YOUR_API_KEY

Peta Normal Manhattan  Peta Medan Manhattan

Peta hibrid menggunakan citra satelit dan fitur peta jalan yang menonjol untuk membuat peta kombinasi. Contoh berikut menampilkan tipe peta hibrid dan satelit:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=40.714728,-73.998672&zoom=12&size=400x400&maptype=satellite&key=YOUR_API_KEY
https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=40.714728,-73.998672&zoom=12&size=400x400&maptype=hybrid&key=YOUR_API_KEY

Peta Satelit Manhattan  Peta Medan Manhattan

Peta Bergaya

Lihat panduan tentang peta bergaya.

Marker

Parameter markers mendefinisikan satu atau beberapa marker di satu set lokasi. Setiap marker yang didefinisikan dalam deklarasi markers tunggal harus menunjukkan gaya visual yang sama; jika Anda ingin menampilkan marker dengan gaya berbeda, Anda perlu memberikan beberapa parameter markers bersama informasi gaya terpisah.

Parameter markers mengambil satu set penetapan nilai (deskriptor marker) dengan bentk berikut:

markers=markerStyles|markerLocation1| markerLocation2|... dll.

Set markerStyles dideklarasikan pada awal deklarasi markers dan terdiri dari nol atau beberapa gaya deskriptor yang dipisah dengan karakter pipa (|), diikuti oleh satu set dari satu atau beberapa lokasi yang juga dipisah dengan karakter pipa (|).

Karena informasi gaya dan informasi lokasi dibatasi dengan karakter pipa, informasi gaya harus muncul terlebih dahulu dalam setiap deskriptor marker. Setelah server Google Static Maps API menemukan lokasi di deskriptor marker, semua parameter marker lainnya diasumsikan sebagai lokasi juga.

Gaya Marker

Set deskriptor gaya marker adalah serangkaian penetapan nilai yang dipisah dengan karakter pipa (|). Deskriptor gaya ini mendefinisikan atribut visual yang akan digunakan saat menampilkan marker dalam deskriptor marker ini. Deskriptor gaya ini berisi penetapan nilai/kunci berikut:

  • size: (opsional) menetapkan ukuran marker dari set {tiny, mid, small}. Jika tidak ada parameter size yang disetel, marker akan muncul dengan ukuran default (normal).
  • color: (opsional) menetapkan warna 24-bit (misalnya: color=0xFFFFCC) atau warna yang telah ditetapkan dari set {black, brown, green, purple, yellow, blue, gray, orange, red, white}.

    Perhatikan, transparansi (ditetapkan menggunakan nilai warna heksadesimal 32-bit) tidak didukung dalam marker, meskipun didukung untuk jalur.

  • label: (opsional) menetapkan karakter alfanumerik huruf besar tunggal dari set {A-Z, 0-9}. (Persyaratan untuk karakter huruf besar adalah baru untuk versi API ini.) Perhatikan, marker default dan marker berukuran mid adalah satu-satunya marker yang mampu menampilkan parameter alphanumeric-character. Marker tiny dan small tidak mampu menampilkan karakter alfanumerik.

Catatan: sebagai ganti menggunakan marker ini, Anda bisa menggunakan ikon khusus sendiri. (Untuk informasi selengkapnya, lihat Ikon Khusus di bawah ini.)

Lokasi Marker

Setiap deskriptor marker harus berisi satu set yang berisi satu atau beberapa lokasi yang mendefinisikan posisi untuk menempatkan marker pada peta. Lokasi ini bisa ditetapkan sebagai nilai garis lintang/garis bujur atau sebagai alamat. Lokasi-lokasi ini dipisah menggunakan karakter pipa (|).

Parameter lokasi mendefinisikan lokasi marker pada peta. Jika lokasinya di luar peta, marker itu tidak akan muncul dalam gambar yang dibuat, asalkan parameter center dan zoom diberikan. Akan tetapi, jika parameter ini tidak diberikan, server Google Static Maps API secara otomatis akan membuat gambar berisi marker yang diberikan. (Lihat Pemosisian Implisit di bawah ini.)

Contoh deklarasi marker ditampilkan di bawah ini. Perhatikan, kita mendefinisikan satu set gaya dan tiga lokasi:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=Williamsburg,Brooklyn,NY&zoom=13&size=400x400&
markers=color:blue%7Clabel:S%7C11211%7C11206%7C11222&key=YOUR_API_KEY

Tiga Kode ZIP Brooklyn

Untuk mendefinisikan marker dengan gaya berbeda, kita perlu memberikan beberapa parameter markers. Set parameter markers ini mendefinisikan tiga marker: satu marker biru berlabel "S" di 62.107733, -145.5419, satu marker hijau kecil di "Delta Junction, AK", dan satu marker kuning ukuran sedang berlabel "C" di "Tok, AK". Marker tersebut ditampilkan dalam contoh di bawah ini:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=63.259591,-144.667969&zoom=6&size=400x400\
&markers=color:blue%7Clabel:S%7C62.107733,-145.541936&markers=size:tiny%7Ccolor:green%7CDelta+Junction,AK\
&markers=size:mid%7Ccolor:0xFFFF00%7Clabel:C%7CTok,AK"&key=YOUR_API_KEY

Tiga Kota di Alaska, Marker Berbeda

Ikon Khusus

Daripada menggunakan ikon marker Google, Anda bebas menggunakan ikon khusus sendiri. Ikon khusus ditetapkan menggunakan deskriptor berikut pada parameter markers:

  • icon menetapkan URL yang akan digunakan sebagai ikon khusus marker. Gambar bisa dalam format PNG, JPEG atau GIF, meskipun yang disarankan adalah PNG.

Parameter icon harus ditetapkan menggunakan URL (yang harus dikonversi ke URL). Anda bisa menggunakan URL yang dibuat oleh layanan pemendek URL seperti https://goo.gl. Kebanyakan layanan pemendek-URL memiliki keunggulan berupa pengkodean URL secara otomatis. Ukuran ikon dibatasi hingga 4096 piksel (64x64 untuk gambar segi empat), dan layanan Google Static Maps API memungkinkan hingga lima ikon khusus unik per permintaan. Perhatikan, setiap ikon unik ini bisa digunakan berkali-kali dalam Google Static Maps API.

Titik jangkar ikon khusus disetel sebagai tengah bawah gambar.

Contoh berikut menggunakan Google Chart API untuk membuat marker khusus, yang menampilkan beberapa kedai kopi di Kota New York:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?size=480x480&markers=
icon:https://chart.apis.google.com/chart?chst=d_map_pin_icon%26chld=cafe%257C996600%7C
224+West+20th+Street+NY%7C75+9th+Ave+NY%7C700+E+9th+St+NY&key=YOUR_API_KEY

Kedai Kopi Manhattan

Catatan: Konversi multi-tingkatan tersebut di atas mungkin membingungkan. Google Chart API menggunakan karakter pipa (|) untuk membatasi string dalam parameter URL-nya. Karena karakter ini tidak legal di dalam URL (lihat catatan di atas), saat membuat URL bagan yang sepenuhnya valid, karakter ini akan dikonversi menjadi %7C. Sekarang hasilnya disematkan sebagai string dalam spesifikasi icon, namun berisi karakter % (dari %7C yang disebutkan di atas), yang tidak bisa disertakan langsung sebagai data dalam URL dan harus dikonversi dahulu menjadi %25. Hasilnya adalah URL berisi %257C, yang menyatakan dua layer pengkodean. Demikian pula, URL grafik berisi karakter &, yang tidak bisa disertakan langsung karena bisa dianggap sebagai pemisah untuk parameter URL Google Static Maps API, sehingga juga harus dienkode.

Inilah langkah-langkah pembuatan URL Google Static Maps API:

# Intended chld parameter:
chld=cafe|996600

# Embedded in a fully valid chart URL:
https://chart.apis.google.com/chart?chst=d_map_pin_icon&chld=cafe%7C996600

# Intended icon parameter, containing a fully valid URL:
markers=icon:https://chart.apis.google.com/chart?chst=d_map_pin_icon&chld=cafe%7C996600

# Embedded in a valid and unambiguous Google Static Maps API URL:
...&markers=icon:https://chart.apis.google.com/chart?chst=d_map_pin_icon%26chld=cafe%257C996600

Jalur Google Static Maps API

Parameter path mendefinisikan satu set berisi satu atau beberapa lokasi yang terhubung oleh jalur ke overlay pada gambar peta. Parameter path mengambil set penetapan nilai (deskriptor jalur) dengan bentuk berikut:

path=pathStyles|pathLocation1|pathLocation2|... dll.

Perhatikan, kedua titik jalur dipisah menggunakan karakter pipa (|). Karena informasi gaya dan informasi titik dibatasi dengan karakter pipa, informasi gaya harus muncul terlebih dahulu dalam deskriptor jalur. Setelah server Google Static Maps API menemukan lokasi di deskriptor jalur, semua parameter jalur lainnya dianggap sebagai lokasi juga.

Gaya Jalur

Set deskriptor gaya jalur adalah serangkaian penetapan nilai yang dipisah dengan karakter pipa (|). Deskriptor gaya ini mendefinisikan atribut visual yang akan digunakan saat menampilkan jalur. Deskriptor gaya ini berisi penetapan nilai/kunci berikut:

  • weight: (opsional) menetapkan ketebalan jalur dalam piksel. Jika parameter weight tidak ditetapkan, jalur akan muncul dengan ketebalan default (5 piksel).
  • color: (opsional) menetapkan warna sebagai 24-bit (misalnya: color=0xFFFFCC) atau nilai heksadesimal 32-bit (misalnya: color=0xFFFFCCFF), atau warna yang telah ditetapkan dari set {black, brown, green, purple, yellow, blue, gray, orange, red, white}.

    Bila nilai heksadesimal 32-bit telah ditetapkan, dua karakter terakhir akan menetapkan nilai transparansi alpha 8-bit. Nilai ini bervariasi antara 00 (sepenuhnya transparan) dan FF (sepenuhnya tidak transparan). Perhatikan, transparansi didukung dalam jalur, meskipun tidak didukung untuk marker.

  • fillcolor: (opsional) menunjukkan bahwa jalur menandai bidang poligonal dan menetapkan warna pengisi yang akan digunakan sebagai overlay dalam area itu. Set lokasi berikutnya tidak perlu menjadi loop "tertutup"; server Google Static Maps API secara otomatis akan menggabungkan titik pertama dan terakhir. Akan tetapi perhatikan, setiap garis luar pada bagian luar area yang diisi tidak akan ditutup kecuali jika Anda secara khusus memberikan lokasi awal dan akhir yang sama.
  • geodesic: (opsional) menunjukkan bahwa jalur yang diminta harus ditafsirkan sebagai garis geodesi yang mengikuti garis lengkung bumi. Bila false, jalur akan dirender sebagai garis lurus di ruang layar. Default-nya adalah false.

Beberapa contoh definisi jalur tampak di bawah ini:

  • Garis biru tipis, opasitas 50%: path=color:0x0000ff80|weight:1
  • Garis merah solid: path=color:0xff0000ff|weight:5
  • Garis putih tebal solid: path=color:0xffffffff|weight:10

Gaya jalur ini opsional. Jika menginginkan atribut default, Anda bisa melewatkan pendefinisian atribut jalur; dalam hal ini, "argumen" pertama deskriptor jalur akan terdiri dari titik pertama yang dideklarasikan (lokasi), sebagai gantinya.

Titik Jalur

Agar bisa menggambar jalur, parameter path juga harus meneruskan dua atau beberapa titik. Google Static Maps API kemudian akan menghubungkan jalur di sepanjang titik tersebut, dalam urutan yang ditetapkan. Setiap pathPoint ditunjukkan dalam pathDescriptor, dipisah dengan karakter (pipa) |.

Contoh berikut mendefinisikan jalur berwarna biru dengan opasitas default 50% dari Union Square NY ke Times Square, NY.

Jalur dari Union Sq ke Times Sq

Pokok-pokok parameter path tampak di bawah ini:

path=color:0x0000ff|weight:5|40.737102,-73.990318|40.749825,-73.987963|40.752946,-73.987384|40.755823,-73.986397

Contoh berikut mendefinisikan jalur yang sama sebagai ganti mendefinisikan garis merah solid dengan opasitas 100%:

Jalur dari Union Sq ke Times Sq

Hal-hal spesifik dari parameter path akan muncul di bawah ini:

path=color:0xff0000ff|weight:5|40.737102,-73.990318|40.749825,-73.987963|40.752946,-73.987384|40.755823,-73.986397

Contoh di bawah ini mendefinisikan bidang poligonal di Manhattan, yang melewati serangkaian persimpangan sebagai lokasi:

Jalur dari Union Sq ke Times Sq

Hal-hal spesifik dari parameter path akan muncul di bawah ini:

path=color:0x00000000|weight:5|fillcolor:0xFFFF0033|8th+Avenue+%26+34th+St,New+York,NY|\
8th+Avenue+%26+42nd+St,New+York,NY|Park+Ave+%26+42nd+St,New+York,NY,NY|\
Park+Ave+%26+34th+St,New+York,NY,NY

Perhatikan, kita menyetel jalur agar tak terlihat dan bidang poligonal agar memiliki opasitas 15%.

Polyline yang Dienkode

Sebagai ganti serangkaian lokasi, Anda bisa mendeklarasikan jalur sebagai polyline yang dienkode dengan awalan enc: dalam deklarasi lokasi path. Perhatikan, jika Anda memberikan jalur polyline yang dienkode untuk peta, Anda tidak perlu menetapkan parameter center dan zoom (biasanya diperlukan).

Contoh berikut menguraikan arah jalan Alaska Highway dari Dawson Creek, BC ke Delta Junction, AK dengan polyline yang dienkode:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?size=400x400&path=weight:3%7Ccolor:orange%7Cenc:polyline_data&key=YOUR_API_KEY

Alaska Highway

Sebagaimana jalur standar, jalur polyline yang dienkode juga bisa membatasi bidang poligonal jika argumen fillcolor diteruskan ke parameter path.

Contoh berikut menguraikan bidang poligonal untuk Brooklyn, NY:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?size=400x400&path=fillcolor:0xAA000033%7Ccolor:0xFFFFFF00%7C
enc:encoded_data&key=YOUR_API_KEY

Polyline Brooklyn yang Dienkode

Viewport

Gambar bisa menetapkan viewport dengan menetapkan lokasi yang terlihat menggunakan parameter visible. Parameter visible menginstruksikan layanan Google Static Maps API untuk membuat peta sehingga lokasi yang ada tetap terlihat. (Parameter ini bisa dikombinasikan dengan marker atau jalur yang ada untuk mendefinisikan region yang terlihat.) Mendefinisikan tampilan yang terlihat dengan cara ini akan meniadakan keharusan untuk menetapkan tingkat zoom yang tepat.

Contoh di bawah ini meminta peta yang berpusat di Boston, MA, yang berisi MIT dan Harvard Square di Cambridge, MA:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?center=Boston,MA
&visible=77+Massachusetts+Ave,Cambridge,MA%7CHarvard+Square,Cambridge,MA&size=512x512&key=YOUR_API_KEY

Peta Cambridge

Memosisikan Peta Secara Implisit

Biasanya, Anda perlu menetapkan parameter URL center dan zoom untuk mendefinisikan lokasi dan tingkat zoom peta yang dihasilkan. Akan tetapi, jika Anda memberikan parameter markers, path, atau visible, Anda bisa membiarkan Google Static Maps API menentukan pusat dan tingkat zoom yang tepat secara implisit, berdasarkan evaluasi dari posisi elemen-elemen ini.

Jika memasok dua atau beberapa elemen, Google Static Maps API akan menentukan pusat dan tingkat zoom yang tepat, dengan menyediakan ruang yang banyak untuk elemen yang dimuat. Contoh di bawah ini menampilkan peta berisi San Francisco, Oakland, dan San Jose, CA:

https://maps.googleapis.com/maps/api/staticmap?size=512x512&maptype=roadmap\
&markers=size:mid%7Ccolor:red%7CSan+Francisco,CA%7COakland,CA%7CSan+Jose,CA&key=YOUR_API_KEY

Memecahkan masalah dan dukungan

Untuk informasi selengkapnya tentang menggunakan Google Static Maps API, lihat pada laman dukungan.

Google Static Maps API mungkin mengeluarkan kesalahan atau peringatan bila terjadi suatu kesalahan. Anda harus memeriksa peringatan, khususnya jika Anda menemukan ada sesuatu yang hilang dari peta. Juga sebaiknya periksa peringatan sebelum meluncurkan aplikasi baru. Perhatikan, peringatan mungkin tidak langsung terlihat karena muncul di header HTTP. Untuk informasi selengkapnya, lihat panduan untuk kesalahan dan peringatan.

Google Static Maps API sebelumnya mengharuskan Anda menyertakan parameter sensor untuk menunjukkan apakah aplikasi Anda menggunakan sensor untuk menentukan lokasi pengguna. Parameter ini tidak lagi diperlukan.

Kirim masukan tentang...

Google Static Maps API
Butuh bantuan? Kunjungi halaman dukungan kami.