Pertanyaan Umum (FAQ)

Laman ini hanya untuk pelanggan yang memiliki lisensi sebelumnya dari Maps APIs for Work atau lisensi Maps API for Business. Laman ini tidak berlaku untuk pelanggan yang memiliki Google Maps APIs Premium Plan baru, yang tersedia pada Januari 2016.

FAQ ini membahas pertanyaan spesifik untuk lisensi Google Maps APIs for Work lama.

Lihat FAQ Google Maps APIs untuk pertanyaan yang umum pada semua Google Maps APIs.

Memulai

Batas Penggunaan

Menggunakan Google Maps APIs

KML

Penandatanganan URL

Penataan gaya

Memulai

Produk apa yang disertakan di Google Maps APIs for Work?

Produk Google berikut disertakan di Google Maps APIs for Work. Aplikasi yang menggunakan produk ini dilindungi oleh SLA Google Maps APIs for Work, dan berhak atas dukungan teknis:

API berikut tidak termasuk dalam Google Maps APIs for Work. Aplikasi yang menggunakan API ini harus melakukannya sesuai dengan Ketentuan Layanan yang dipublikasikan untuk API ini, dan tidak termasuk dalam SLA Google Maps APIs for Work maupun berhak atas dukungan teknis saat ini:

Bagaimana cara menghubungi dukungan teknis untuk Google Maps APIs for Work?

Pelanggan Google Maps APIs for Work bisa membuka kasus dukungan baru dengan Dukungan Google menggunakan Google Cloud Support Portal di:

https://google.secure.force.com/

Nama pengguna dan sandi diperlukan untuk mengakses portal. Isilah formulir ini jika Anda tidak memiliki akun.

Bagaimana cara menyetel ulang kredensial proses masuk untuk Google Cloud Support Portal?

Saya lupa sandinya. Tautan ini juga tersedia dari laman proses masuk Google Cloud Support Portal.

Apa saja Ketentuan Layanan untuk Google Maps APIs for Work?

Jika Anda pelanggan Google Maps APIs for Work, lihat perjanjian Anda untuk ketentuan yang mengatur penggunaan Google Maps APIs.

Batas Penggunaan

Bagaimana penggunaan Google Maps APIs for Work dilacak dan dilaporkan?
  • Untuk lisensi Google Maps APIs for Work, perhitungan penggunaan Maps JavaScript API, Street View Image API, dan Static Maps API berdasarkan tampilan laman.

    Tampilan laman didefinisikan sebagai:

    1. Muatan tunggal Google Maps JavaScript API pada laman. Maps JavaScript API dimuat ulang setiap kali laman yang menggunakan API dimuat ulang. Interaksi pengguna dengan peta (misalnya, menggeser, memperbesar, mengganti tipe peta) tidak menghasilkan tampilan laman tambahan. Namun demikian, perhatikan bahwa tampilan laman dibuat jika API dimuat ke laman meskipun API tidak digunakan untuk menampilkan peta. Dengan demikian, kami menyarankan agar Anda tidak menyertakan tag <script> yang memuat API di template laman, dan agar memuat API secara asinkron pada laman tempat peta hanya ditampilkan sebagai respons terhadap aktivitas pengguna opsional.
    2. Permintaan tunggal untuk gambar Google Street View Image API atau Google Static Maps API.

    Pelanggan Google Maps APIs for Work bisa melacak penggunaan tampilan laman pada Google Cloud Support Portal di: https://google.secure.force.com/

    Perhatikan bahwa Google Maps APIs Standar dan aplikasi Premium Plan dibatasi oleh pemuatan peta yang sedikit berbeda dari tampilan laman. Lihat FAQ Google Maps APIs untuk informasi selengkapnya.

  • Google Maps Mobile SDK for Work menggunakan pemuatan peta untuk melacak penggunaan. Lihat batas penggunaan Google Maps Mobile SDK untuk informasi selengkapnya.
  • Layanan web Google Maps APIs menggunakan permintaan untuk melacak penggunaan (Google Maps Distance Matrix API menggunakan elemen untuk melacak penggunaan). Lihat batas penggunaan layanan web Google Maps APIs untuk informasi selengkapnya.
Berapa batas penggunaan untuk Google Maps JavaScript API?

Permintaan yang terdiri dari tampilan laman (seperti dijelaskan di atas) diterapkan terhadap total jumlah tampilan laman yang dibeli dengan lisensi Google Maps APIs for Work Anda. Saat batas ini tercapai, Anda harus segera memperbarui lisensi Anda.

Berapa batas penggunaan untuk Google Maps Mobile SDK for Work?

Setiap pemuatan peta diterapkan terhadap total jumlah pemuatan peta yang dibeli dengan lisensi Google Maps Mobile SDK for Work. Saat batas ini tercapai, Anda harus segera memperbarui lisensi Anda. Lihat batas penggunaan Google Maps Mobile SDK untuk informasi selengkapnya.

Berapa batas penggunaan untuk layanan web Google Maps APIs?

Pelanggan Google Maps APIs for Work disediakan batas penggunaan berikut untuk layanan web Google Maps APIs:

Layanan web Batas
Directions Kuota harian mulai 100.000 permintaan per 24 jam, berdasarkan pembelian kontrak tahunan. Maksimum 23 titik jalan per permintaan. Batas laju 10 permintaan per detik.
Elevation Kuota harian mulai 100.000 permintaan per 24 jam, berdasarkan pembelian kontrak tahunan. Maksimum 512 titik per permintaan. Batas laju 10 permintaan per detik.
Geocoding Kuota harian mulai 100.000 permintaan per 24 jam, berdasarkan pembelian kontrak tahunan. Batas laju 10 permintaan per detik.
Distance Matrix Kuota harian mulai 100.000 elemen per 24 jam, berdasarkan pembelian kontrak tahunan. Maksimum 625 elemen per kueri dan maksimum 1.000 elemen per 10 detik.
Time Zone Kuota harian mulai 100.000 permintaan per 24 jam, berdasarkan pembelian kontrak tahunan. Batas laju 10 permintaan per detik.
Roads Kuota harian mulai 100.000 permintaan per 24 jam, berdasarkan pembelian kontrak tahunan. Batas laju 10 permintaan per detik. Setiap permintaan dapat berisi maksimal 100 titik.

Batas ini berlaku untuk setiap ID klien Google Maps APIs for Work atau proyek developer dan dibagi rata untuk semua aplikasi dan alamat IP yang menggunakan ID klien dan proyek developer tertentu.

Jika Anda memerlukan batas penggunaan yang lebih tinggi, harap hubungi Account Manager Google Maps APIs for Work Anda untuk informasi pembelian.

Berapa batas penggunaan untuk Google Places API dan Google Maps Geolocation API?

Jika Anda membeli Google Places API atau Google Maps Geolocation API sebagai bagian dari kontrak Google Maps APIs for Work, batas Anda akan dicantumkan di bagian Quotas di Google API Console. Jika Anda memerlukan batas yang lebih tinggi, harap hubungi Google melalui Google Cloud Support Portal.

Berapa batas penggunaan untuk permintaan Geocoding yang dibuat dari Google Maps JavaScript API?

Pelanggan Google Maps APIs for Work disediakan batas penggunaan berikut untuk permintaan Geocoding yang dibuat dari Maps JavaScript API:

Layanan API yang digunakan Batas
Geocoding
Google Maps JavaScript API

Geocoding memiliki alokasi dan batas laju harian yang diterapkan per sesi pengguna, berapa pun pengguna yang berbagi alamat IP tertentu.

Layanan ini harus tidak digunakan untuk operasi geocoding dalam batch; Anda haru menggunakan Google Maps Geocoding API untuk operasi ini.

Berapa batas penggunaan untuk Google Maps Image API?

Pelanggan Google Maps APIs for Work disediakan batas penggunaan berikut untuk Google Maps Image API:

Layanan Batas
Google Static Maps API

Permintaan diterapkan terhadap total jumlah tampilan laman yang dibeli dengan lisensi Google Maps APIs for Work.

Ukuran gambar maksimum adalah 2048 x 2048 piksel. Ini dihitung berdasarkan size dikalikan scale, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

Google Street View Image API

Permintaan diterapkan terhadap total jumlah tampilan laman yang dibeli dengan lisensi Google Maps APIs for Work.

Ukuran gambar maksimum adalah 2048 x 2048 piksel.


Gambar Google Static Maps API bisa diminta hingga 2048x2048 piksel. Karena nilai scale dalam permintaan peta statis memengaruhi jumlah piksel yang dikembalikan, nilai size maksimum berbeda untuk setiap tingkat skala:

Skala Ukuran Maksimum Mengembalikan
1 2048x2048 2048x2048
2 1024x1024 2048x2048
4 512x512 2048x2048

Google Street View Image API tidak mendukung parameter scale.

Menggunakan Google Maps APIs

Kunci atau kredensial apa yang harus saya gunakan untuk produk Google Maps APIs lain?

Setiap kali menggunakan Google Maps APIs, Anda harus menyertakan kredensial untuk memvalidasi permintaan Anda. Tipe kredensial yang diperlukan berbeda, bergantung pada API yang digunakan dengan lisensi Google Maps APIs for Work Anda. Untuk sebagian besar API, Anda akan menggunakan ID klien. Dalam sebagian besar kasus, Anda akan memerlukan kunci API.

  • ID Klien: ID klien diberikan kepada Anda saat mendaftar sebagai pelanggan Google Maps APIs for Work.

    Contoh memuat API bersama ID klien: &client=gme-companyname

  • Tanda Tangan Digital: Umumnya, tanda tangan digital digunakan oleh pelanggan Google Maps APIs for Work saat mengautentikasi dengan ID klien. Tanda tangan digital ini dihasilkan menggunakan kunci kriptografik yang disediakan kepada Anda oleh Google.
  • Kunci API: Kunci API adalah identifier unik yang Anda buat dengan menggunakan Google API Console. Kunci API biasanya digunakan bersama API standar. Pelanggan Google Maps APIs for Work biasanya menggunakan ID klien, meskipun beberapa API memerlukan kunci API, bukan ID klien. Untuk API yang memerlukan kunci API, Anda bisa memilih untuk menggunakan kunci API tanpa menerapkan pembatasan (yang disebut “kunci API generik”) atau kunci yang telah dikenakan pembatasan agar lebih aman. API di suatu platform mungkin menggunakan kunci API generik.

    Jika Anda memilih untuk menambahkan pembatasan (misalnya, alamat IP) pada kunci API, setelah dibatasi, kunci hanya bekerja pada platform yang mendukung tipe pembatasan tersebut. Tersedia empat tipe pembatasan kunci API:

    • Pembatasan server (melalui alamat IP) - untuk digunakan bersama Web Service API.
    • Pembatasan browser (melalui referrer HTTP) - untuk digunakan bersama Web API.
    • Pembatasan aplikasi Android (melalui nama paket dan sidik jari) - untuk digunakan bersama Android API.
    • Pembatasan aplikasi iOS (melalui identifier bundel iOS) - untuk digunakan bersama iOS API.

    API dengan platform yang sama bisa menggunakan kunci yang sama dibatasi.

    Catatan: Saat membuat kunci di Google API Console, pengguna Google Maps APIs for Work harus memastikan untuk memilih proyek yang dibuat untuknya saat mendaftar. Proyek ini berisi kata Business atau Work dalam namanya.

    Contoh memuat API bersama kunci: &key=AIzaSyBjsINSH5x39Ks6c0_CoS1yr1Mb3cB3cVo

Tabel di bawah ini menunjukkan kredensial mana yang harus digunakan bersama setiap produk Google Maps APIs. (Seperti disebutkan di atas, tipe pembatasan kunci API adalah: server, browser, Android, dan iOS.)

API Pengguna Google Maps APIs for Work
Google Maps Android API Kunci API dengan pembatasan Android
Google Places API for Android tidak tersedia
Google Maps SDK for iOS Kunci API dengan pembatasan iOS
Google Places API for iOS tidak tersedia
Google Maps JavaScript API ID Klien
Google Static Maps API ID Klien + Tanda Tangan Digital
Google Street View Image API ID Klien + Tanda Tangan Digital
Google Maps Embed API tidak tersedia
Google Maps Directions API ID Klien + Tanda Tangan Digital
Google Maps Distance Matrix API ID Klien + Tanda Tangan Digital
Google Maps Elevation API ID Klien + Tanda Tangan Digital
Google Maps Geocoding API ID Klien + Tanda Tangan Digital
Google Maps Geolocation API Kunci API dengan pembatasan server
Google Maps Roads API Kunci API dengan pembatasan server
Google Maps Time Zone API ID Klien + Tanda Tangan Digital
Google Places API Web Service Kunci API dengan pembatasan server
Bagaimana cara mengakses Google Maps APIs dengan menggunakan ID klien Google Maps APIs for Work, dari laman yang dimuat melalui HTTPS (SSL)?

Untuk mengakses Google Maps APIs dari laman yang dimuat melalui HTTPS, terlebih dahulu Anda harus mengotorisasi URL HTTPS tempat Anda ingin menggunakan API.

Bagaimana cara memuat Google Maps JavaScript API melalui HTTPS (SSL) saat menggunakan parameter base_domain Common Loader?

Tidak bisa memuat Maps JavaScript API lewat SSL menggunakan Common Loader dengan serangkaian parameter base_domain.

Parameter base_domain tidak memengaruhi kinerja aplikasi Anda — permintaan API selalu ditangani oleh server Maps yang optimal untuk lokasi pengguna tertentu, dari domain apa pun API tersebut dimuat.

base_domain mencondongkan hasil geocoding pada region tertentu, untuk menghasilkan dampak yang sama tanpa base_domain, setel parameter region layanan geocoding.

KML

Bagaimana cara merender file KML yang di-host pada situs intranet di peta?

Kelas KmlLayer yang menghasilkan overlay KML di Google Maps JavaScript API menggunakan layanan yang di-host Google untuk mengambil dan mem-parse file KML selama rendering. Akibatnya, tidak mungkin menampilkan file KML yang di-host di URL yang bisa diakses secara publik, atau yang memerlukan autentikasi untuk mengakses.

Jika Anda perlu mengembangkan aplikasi yang menggunakan file KML yang di-host di situs intranet, kami menyarankan agar Anda merender KML di sisi klien dengan menggunakan pustaka JavaScript pihak ketiga. Karena file KML dianalisis oleh browser, kinerja mungkin akan lebih rendah daripada menggunakan kelas KmlLayer.

Penandatanganan URL

Bisakah saya menandatangani URL menggunakan JavaScript?

Kami sangat menyarankan penandatanganan URL menggunakan JavaScript karena ini akan membeberkan kunci kriptografik Anda kepada pengguna akhir. Karena itu, tanda tangan hanya boleh dihasilkan melalui komponen sisi server.

Mengapa saya menerima respons HTTP 403 Forbidden pada permintaan layanan web Google Maps APIs saya?

Respons HTTP 403 menunjukkan masalah izin, mungkin karena tanda tangan tidak bisa diverifikasi untuk permintaan ini. Hal ini bisa jadi karena:

  1. Tanda tangan telah ditetapkan namun salah untuk permintaan ini.
  2. Permintaan ini menetapkan ID klien Google Maps APIs for Work namun tidak menetapkan tanda tangan, dan layanan web yang akan dipanggil mengharuskan semua permintaan yang dibuat menggunakan ID klien menyertakan tanda tangan yang valid.
  3. Tanda tangan telah ditetapkan namun ID klien Google Maps APIs for Work terkait belum ditetapkan.

Penataan gaya

Mengapa bisnis tidak ditampilkan pada peta saya?

Saat memuat peta menggunakan Google Maps JavaScript API dan menyertakan parameter client, cantuman bisnis di peta dinonaktifkan secara default. Untuk mengaktifkannya kembali, Anda perlu menyertakan semacam kode penataan gaya bersama peta Anda:

var styles = [
  {
    featureType: 'poi.business',
    stylers: [
      { visibility: 'on' }
    ]
  }
];

map.setOptions({styles: styles});