Data peta gabungan: Sumber yang paling penting adalah data gabungan dan anonim dari Google Maps, yang memungkinkan Google Maps menghitung kecepatan kendaraan secara real-time di jalan di seluruh dunia.
Data lalu lintas historis: Seiring waktu, data pengguna gabungan digunakan untuk membangun pola lalu lintas historis, yang membantu sistem memahami lalu lintas "normal" untuk jalan tertentu pada waktu dan hari tertentu dalam seminggu.
Data tambahan: Data historis digabungkan dengan data lain, termasuk informasi pihak ketiga dari partner seperti Departemen Transportasi setempat, serta masukan pengguna real-time dari pengguna Maps yang melaporkan insiden seperti kecelakaan atau konstruksi.
AI menggabungkan sumber informasi ini untuk memahami kondisi saat ini dengan data real-time, dan untuk memberikan prediksi dasar dengan data historis. Penggabungan ini adalah kunci untuk memprediksi rute, misalnya:
- Rute pendek sangat bergantung pada informasi terkini dan real-time
- Rute yang lebih panjang menggunakan pemodelan AI canggih, dengan segmen di sekitar diprediksi menggunakan data real-time, sementara segmen yang lebih jauh lebih mengandalkan pola historis.
- Jalan dengan sinyal real-time yang terbatas lebih mengandalkan data historisnya untuk memprediksi perlambatan.