Anda sudah siap!

Untuk mulai mengembangkan, masuklah ke dokumentasi developer kami.

Aktifkan Google Maps Android API

Untuk membantu Anda memulai, kami akan memandu Anda melalui Google Developers Console untuk melakukan beberapa hal terlebih dahulu:

  1. Buat atau pilih sebuah proyek
  2. Aktifkan Google Maps Android API
  3. Buat kunci yang sesuai
Lanjutkan

Mendapatkan Kunci API

Untuk menggunakan Google Maps Android API, Anda harus mendaftarkan proyek aplikasi Anda di Google API Console dan mendapatkan kunci Google API yang bisa ditambahkan ke aplikasi Anda. Catatan: Ada berbagai jenis pembatasan untuk kunci API. Anda memerlukan kunci API dengan pembatasan untuk aplikasi Android (bukan kunci dibatasi-browser).



Panduan ringkas mendapatkan kunci

Langkah 1. Dapatkan kunci API dari Google API Console

Klik tombol di bawah ini, yang akan memandu Anda melalui proses dan mengaktifkan Google Maps Android API secara otomatis.

Dapatkan Kunci

Catatan:

  • Untuk pelanggan Google Maps APIs Premium Plan: Bila Anda melihat menu tarik-turun proyek, Anda harus memilih proyek yang telah dibuat untuk Anda saat membeli Google Maps APIs Premium Plan. Nama proyek dimulai dengan Google Maps APIs for Business or Google Maps for Work or Google Maps.
  • Jika Anda ingin membeli lisensi Premium Plan, hubungi bagian penjualan.
  • Untuk keperluan pengujian, Anda bisa membuat kunci API generik dan tidak dibatasi yang berfungsi pada sembarang platform. Untuk mengamankan kunci sebelum memindah ke produksi, Anda harus membatasi kunci sebagaimana dijelaskan di bawah ini.

Langkah 2. Tambahkan kunci API ke aplikasi Anda



Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menyertakan kunci API dalam manifes aplikasi Anda, yang dimasukkan dalam file AndroidManifest.xml.

  1. Dalam AndroidManifest.xml, tambahkan elemen berikut sebagai anak dari elemen <application>, dengan menyisipkannya persis sebelum tag penutup </application>:
        <meta-data
            android:name="com.google.android.geo.API_KEY"
            android:value="YOUR_API_KEY"/>
        

    Gantilah kunci API untuk YOUR_API_KEY Anda dalam atribut value. Elemen ini menetapkan com.google.android.geo.API_KEY kunci ke nilai kunci API Anda.

  2. Simpan AndroidManifest.xml dan bangun kembali aplikasi Anda.

Catatan: Seperti yang ditampilkan di atas, com.google.android.geo.API_KEY adalah nama metadata yang disarankan untuk kunci API. Kunci dengan nama ini bisa digunakan untuk mengautentikasi beberapa API berbasis Google Maps sekaligus di platform Android, termasuk Google Maps Android API. Untuk kompatibilitas mundur, API juga mendukung nama com.google.android.maps.v2.API_KEY. Nama lawas ini memungkinkan autentikasi untuk Android Maps API v2 saja. Sebuah aplikasi hanya bisa menetapkan satu nama metadata kunci API. Jika keduanya ditetapkan, maka API akan melontarkan eksepsi.

Demikian saja. Jika Anda berhasil mengikuti langkah-langkah di atas, berarti selesai. Jika Anda mengalami masalah, bacalah petunjuk detail di bawah ini untuk API standar dan Premium Plan.

Panduan detail untuk mendapatkan kunci API

Panduan detail bagi pengguna Google Maps Android API standar

Jika mengeklik tombol tidak membawa Anda ke tempat yang diinginkan, Anda bisa mengikuti langkah alternatif ini untuk mendapatkan kunci API:

  1. Masuklah ke Google API Console.
  2. Buat atau pilih sebuah proyek.
  3. Klik Continue untuk mengaktifkan Google Maps Android API.
  4. Pada laman Credentials, dapatkan kunci API.
    Catatan: Jika Anda sudah memiliki kunci API dengan pembatasan Android, Anda boleh menggunakan kunci itu.
  5. Dari dialog yang menampilkan kunci API, pilih Restrict key untuk menyetel pembatasan Android atas kunci API.
  6. Di bagian Restrictions, pilih Android apps, kemudian masukkan sidik jari SHA-1 dan nama paket aplikasi Anda. Misalnya:
    BB:0D:AC:74:D3:21:E1:43:67:71:9B:62:91:AF:A1:66:6E:44:5D:75
    com.example.android.mapexample
  7. Lihat selengkapnya tentang pembatasan kunci API di bawah ini.
  8. Klik Save.

Kunci API terbatas-Android Anda yang baru akan muncul dalam daftar kunci API untuk proyek Anda. Kunci API adalah string karakter, seperti ini:

AIzaSyBdVl-cTICSwYKrZ95SuvNw7dbMuDt1KG0

Panduan detail bagi pengguna lisensi Google Maps APIs Premium Plan

Jika mengeklik tombol tidak membawa Anda ke tempat yang diinginkan, Anda bisa mengikuti langkah alternatif ini untuk mendapatkan kunci API:

  1. Masuklah ke Google API Console.
  2. Dari menu tarik-turun Project, pilih proyek Google Maps Premium.*
  3. Klik Continue.
  4. Pada laman Credentials, dapatkan kunci API.
  5. Dari dialog yang menampilkan kunci API, pilih Restrict key untuk menyetel pembatasan Android atas kunci API.
  6. Di bagian Restrictions, pilih Android apps, kemudian masukkan sidik jari SHA-1 dan nama paket aplikasi Anda. Misalnya:
    BB:0D:AC:74:D3:21:E1:43:67:71:9B:62:91:AF:A1:66:6E:44:5D:75
    com.example.android.mapexample
    Lihat selengkapnya tentang pembatasan kunci API di bawah ini.
  7. Klik Save.

Kunci API terbatas-Android Anda yang baru akan muncul dalam daftar kunci API untuk proyek Anda. Kunci API adalah string karakter, seperti ini:

AIzaSyBdVl-cTICSwYKrZ95SuvNw7dbMuDt1KG0

Selengkapnya tentang Google API Console

Anda juga bisa mencari kunci yang sudah ada di Google API Console.

Untuk informasi selengkapnya mengenai penggunaan Google API Console, lihat Bantuan API Console.

Selengkapnya tentang pembatasan kunci API

Google Maps API tersedia untuk aplikasi Android atau iOS, browser Web, dan melalui layanan web HTTP. API di suatu platform bisa menggunakan kunci API generik (tidak dibatasi). Secara opsional, Anda bisa menambahkan pembatasan. Untuk aplikasi Android, Anda menerapkan pembatasan kunci pada sidik jari SHA-1 dan nama paket. Kunci yang dibatasi hanya berfungsi pada platform yang mendukung tipe pembatasan itu.

Tempat mendapatkan sidik jari SHA-1 aplikasi Anda

Pembatasan kunci Android API berdasarkan bentuk singkat dari sertifikat digital aplikasi Anda, yang dikenal sebagai sidik jari SHA-1.

Mendapatkan informasi sertifikasi dari Android Studio

Jika Anda mengikuti panduan memulai untuk Google Maps Android API, Android Studio akan membuat sebuah file praktis google_maps_api.xml bersama kredensial aplikasi Anda.



Pilih salah satu dari cara berikut untuk mendapatkan kunci API Anda dari Android Studio:

  • Cara yang cepat dan mudah: Gunakan tautan yang disediakan dalam file google_maps_api.xml yang dibuat Android Studio untuk Anda:
    1. Salin tautan yang disediakan dalam file google_maps_api.xml dan tempelkan ke dalam browser Anda. Tautan ini akan membawa Anda ke Google API Console dan memberikan informasi yang diperlukan ke Google API Console melalui parameter URL, sehingga mengurangi masukan manual yang diperlukan dari Anda.
    2. Ikuti petunjuk untuk membuat proyek baru pada Google API Console atau pilih proyek yang sudah ada.
    3. Buat kunci API yang terbatas-Android untuk proyek Anda.
    4. Salin kunci API yang dihasilkan, kembali ke Android Studio, dan tempelkan kunci API ke dalam elemen <string> dalam file google_maps_api.xml.
  • Cara yang kurang cepat: Gunakan kredensial yang disediakan dalam file google_maps_api.xml yang dibuat Android Studio untuk Anda:
    1. Salin kredensial yang disediakan dalam file google_maps_api.xml.
    2. Masuklah ke Google API Console dalam browser Anda.
    3. Gunakan kredensial yang telah disalin untuk menambahkan aplikasi Anda ke kunci API yang sudah ada atau untuk membuat kunci API baru.

Mendapatkan informasi sertifikat Anda sendiri

Jika Anda tidak mengikuti panduan memulai saat membuat aplikasi, Anda perlu mendapatkan sidik jari SHA-1 bagi sertifikat Anda sendiri. Terlebih dahulu pastikan Anda menggunakan sertifikat yang tepat. Anda mungkin memiliki dua sertifikat:

  • Sertifikat debug: Android SDK Tools menghasilkan sertifikat ini secara otomatis bila Anda men-debug pembangunan. Hanya gunakan sertifikat ini bersama aplikasi yang sedang Anda uji. Jangan mencoba mempublikasikan aplikasi yang ditandatangani dengan sertifikat debug. Sertifikat debug dijelaskan lebih detail dalam Memasuki Mode Debug di Dokumentasi Developer Android.
  • Sertifikat rilis: Android SDK Tools menghasilkan sertifikat ini bila Anda membangun rilis. Anda juga bisa menghasilkan sertifikat ini menggunakan program keytool. Gunakan sertifikat ini bila Anda siap merilis aplikasi ke seluruh dunia.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menampilkan sidik jari SHA-1 sertifikat menggunakan program keytool bersama parameter -v. Untuk informasi selengkapnya tentang Keytool, lihat dokumentasi Oracle.

Sertifikat debug

Menampilkan sidik jari sertifikat debug

  1. Temukan file keystore debug Anda. Nama filenya adalah debug.keystore, dan dibuat saat pertama Anda membangun proyek. Secara default, file ini disimpan dalam direktori yang sama seperti file Android Virtual Device (AVD) Anda:

    • macOS dan Linux: ~/.android/
    • Windows Vista dan Windows 7: C:\Users\your_user_name\.android\
  2. Tampilkan daftar sidik jari SHA-1:

    • Untuk Linux atau macOS, buka jendela terminal dan masukkan yang berikut ini:

      keytool -list -v -keystore ~/.android/debug.keystore -alias androiddebugkey -storepass android -keypass android
    • Untuk Windows Vista dan Windows 7, jalankan:

      keytool -list -v -keystore "%USERPROFILE%\.android\debug.keystore" -alias androiddebugkey -storepass android -keypass android

Anda akan melihat hasil yang serupa dengan ini:

Alias name: androiddebugkey
Creation date: Jan 01, 2013
Entry type: PrivateKeyEntry
Certificate chain length: 1
Certificate[1]:
Owner: CN=Android Debug, O=Android, C=US
Issuer: CN=Android Debug, O=Android, C=US
Serial number: 4aa9b300
Valid from: Mon Jan 01 08:04:04 UTC 2013 until: Mon Jan 01 18:04:04 PST 2033
Certificate fingerprints:
     MD5:  AE:9F:95:D0:A6:86:89:BC:A8:70:BA:34:FF:6A:AC:F9
     SHA1: BB:0D:AC:74:D3:21:E1:43:07:71:9B:62:90:AF:A1:66:6E:44:5D:75
     Signature algorithm name: SHA1withRSA
     Version: 3
Sertifikat rilis

Menampilkan sidik jari sertifikat rilis

  1. Temukan file keystore sertifikat rilis Anda. Tidak ada lokasi atau nama default untuk keystore rilis. Jika Anda tidak menetapkannya saat membangun aplikasi untuk dirilis, pembangunan akan membiarkan .apk Anda tidak ditandatangani, dan Anda harus menandatanganinya sebelum Anda bisa mempublikasikannya. Untuk sertifikat rilis, Anda juga memerlukan kata sandi dan alias sertifikat untuk keystore dan sertifikatnya. Anda bisa menampilkan daftar alias untuk semua kunci dalam keystore dengan memasukkan:

    keytool -list -keystore your_keystore_name

    Ganti your_keystore_name dengan jalur yang memenuhi syarat dan nama keystore, termasuk ekstensi .keystore. Anda akan diminta memasukkan kata sandi keystore. Kemudian keytool akan menampilkan semua alias di keystore.

  2. Masukkan yang berikut ini pada terminal atau baris perintah:

    keytool -list -v -keystore your_keystore_name -alias your_alias_name

    Ganti your_keystore_name dengan jalur yang memenuhi syarat dan nama keystore, termasuk ekstensi .keystore. Ganti your_alias_name dengan alias yang Anda tetapkan pada sertifikat saat membuatnya.

Anda akan melihat hasil yang serupa dengan ini:

Alias name: <alias_name>
Creation date: Feb 02, 2013
Entry type: PrivateKeyEntry
Certificate chain length: 1
Certificate[1]:
Owner: CN=Android Debug, O=Android, C=US
Issuer: CN=Android Debug, O=Android, C=US
Serial number: 4cc9b300
Valid from: Mon Feb 02 08:01:04 UTC 2013 until: Mon Feb 02 18:05:04 PST 2033
Certificate fingerprints:
    MD5:  AE:9F:95:D0:A6:86:89:BC:A8:70:BA:34:FF:6B:AC:F9
    SHA1: BB:0D:AC:74:D3:21:E1:43:67:71:9B:62:90:AF:A1:66:6E:44:5D:75
    Signature algorithm name: SHA1withRSA
    Version: 3

Baris yang dimulai SHA1 berisi sidik jari SHA-1 sertifikat. Sidik jari adalah rangkaian 20 angka heksadesimal dua digit yang dipisah dengan titik dua.

Lihat panduan Android untuk menandatangani aplikasi Anda untuk informasi lebih jauh tentang sertifikat digital.

Kirim masukan tentang...

Google Maps Android API
Google Maps Android API
Butuh bantuan? Kunjungi halaman dukungan kami.