Earth Engine memperkenalkan
tingkatan kuota nonkomersial untuk mengamankan resource komputasi bersama dan memastikan performa yang andal bagi semua orang. Semua project nonkomersial harus memilih tingkat kuota paling lambat
27 April 2026 atau akan menggunakan Tingkat Komunitas secara default. Kuota tingkat akan berlaku untuk semua project (terlepas dari tanggal pemilihan tingkat) pada
27 April 2026.
Pelajari lebih lanjut.
ee.Algorithms.ProjectionTransform
Tetap teratur dengan koleksi
Simpan dan kategorikan konten berdasarkan preferensi Anda.
Mengubah geometri fitur ke proyeksi tertentu.
| Penggunaan | Hasil |
|---|
ee.Algorithms.ProjectionTransform(feature, proj, maxError) | Fitur |
| Argumen | Jenis | Detail |
|---|
feature | Elemen | Fitur yang geometrinya sedang dikonversi. |
proj | Proyeksi, opsional | Proyeksi target. Nilai defaultnya adalah EPSG:4326. Jika memiliki CRS geografis, tepi geometri akan ditafsirkan sebagai geodesi. Jika tidak, garis tersebut akan ditafsirkan sebagai garis lurus dalam proyeksi. |
maxError | ErrorMargin, default: null | Error proyeksi maksimum. |
Kecuali dinyatakan lain, konten di halaman ini dilisensikan berdasarkan Lisensi Creative Commons Attribution 4.0, sedangkan contoh kode dilisensikan berdasarkan Lisensi Apache 2.0. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Kebijakan Situs Google Developers. Java adalah merek dagang terdaftar dari Oracle dan/atau afiliasinya.
Terakhir diperbarui pada 2025-07-26 UTC.
[null,null,["Terakhir diperbarui pada 2025-07-26 UTC."],[],["Transforms a feature's geometry to a specified projection. The function `ee.Algorithms.ProjectionTransform` takes a `feature`, a target `proj`ection (defaults to EPSG:4326), and an optional `maxError` margin. The `proj`ection determines if geometry edges are geodesic or straight lines. The input `feature`'s geometry is converted, and the transformed `feature` is returned. The `maxError` sets the tolerance for the projection's accuracy.\n"]]